PRODUK ASURANSI SYARIAH
ASURANSI SYARIAH PENGANGKUTAN

Asuransi Syariah Pengangkutan adalah produk asuransi yang ditujukan untuk memberi perlindungan dari risiko kerugian ataupun kerusakan terhadap barang-barang kargo dalam pengiriman.  

 

MANFAAT ASURANSI 


Produk asuransi syariah pengangkutan merupakan produk yang diperisapkan utnuk memberikan proteksi terhadap barang yang diangkut dalam proses transportasi dari satu tempat ke tempat lain baik melalui darat, laut maupun udara dari risiko-risiko kerugian maupun kerusakan selama dalam perjalanan.

Jenis Polis Instituce Cargo Clauses yang mana terbagi menjadi 3 bagian

  1. ICC-A
  2. ICC-B
  3. ICC-C

 

KONTRIBUSI ASURANSI

Kontribusi dihitung dengan mengalikan antara nilai asuransi dengan tarif kontribusi. Tarif Kontribusi asuransi ini dibedakan menurut luas jaminan manfaat.   

 

KETENTUAN TEKNIS


Akad Asuransi Syariah 

Program Asuransi ini dilaksanakan berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah, dengan mengimplementasikan akad-akad asuransi syariah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional MUI dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Berikut ini adalah akad asuransi yang dipergunakan :

  1. Akad Tabarru adalah akad diantara peserta asuransi yang berisi kesediaan untuk menghibahkan sejumlah dana (dana tabarru) sebagai dana tolong menolong apabila diantara peserta mengalami musibah yang dijamin oleh polis asuransi.
  2. Akad Wakalah bil Ujrah yaitu akad tijarah dimana peserta menguasakan pengelolaan asuransi kepada perusahaan asuransi syariah dengan memberikan imbalan (ujrah) kepada perusahaan atas jasanya melakukan pengelolaan asuransi tersebut.
  3. Akad Mudhorobah yaitu akad yang digunakan dalam pengelolaan investasi dana tabarru.

Nilai Asuransi

  1. Nilai asuransi merupakan batas maksimal pembayaran manfaat asuransi sekaligus sebagai faktor perhitungan kontribusi asuransi.
  2. Nilai asuransi adalah sesuai dengan harga sebenarnya dari barang yang diasuransikan.
  3. Apabila nilai asuransi kurang dari nilai sebenarnya maka dianggap sebagai pertangungan di bawah harga yang bila terjadi klaim maka manfaat asuransi akan diperhitungkan secara prorata.

Periode Asuransi 

 

Risiko Sendiri 

 

KLAIM ASURANSI 

 


Syarat Klaim

A.Klaim harus terjadi dalam jangka waktu pertanggungan (scope of covered).

  1. Dalam pertanggungan expor-impor lazim dipergunakan Duration Clauses yang menggariskan   bahwa jangka waktu pertanggungan mulai berlaku sejak barang bergerak untuk diangkut dari tempat yang disebutkan dalam polis diangkut ke pelabuhan tujuan dan diserahkan kesalah satu gudang yang diusahakan Peserta, apakah sebagai gudang alokasi, gudang distribusi atau gudang milik dengan batas waktu 60 hari setelah pembongkaran terakhir selesai (60 days after finished discharge).
  2. Namun demikian walau batas waktu 60 hari belum selesai/dilewati bila barang-barang telah dipindahkan dari gudang  pelabuhan kesalah satu gudang yang diusahakan oleh si peserta maka pada saat barang diserah terimakan di gudang Peserta jaminan polis otomatis berakhir (Duration Clauses dalam Institute Cargo Clauses 1/1/82).
  3. Untuk pengangkutan dalam negeri (interinsuler) duration clause ditentukan 15 (limabelas) hari.   
  4. Di dalam bidang angkutan udara penafsiran duration clause dari Institute Clauses (Air) 1/1/82 dibatasi dengan waktu 30 (tigapuluh) hari setelah barang dibongkar dari pesawat udara.
  5. Didalam bidang angkutan darat duration clause dibatasi 4 (empat) hari namun  tergantung berapa hari yang disepakati Pengelola dan Peserta yang juga dicantumkan dalam polis.

B.Kerugian harus terjamin  oleh kondisi polis (term and condition)

C.Peserta harus mempunyai kepentingan (Isurable interst) atas barang pada saat terjadinya kerugian/klaim.

Dokumen Pendukung Klaim

A. Klaim Pengangkutan Laut

  • Bukti kekurangan
  • Bukti kerusakan
  • Laporan Survey (by Marine Independent Surveyor)
  • Laporan Kebenaran Pemeriksaan (LPK)
  • Invoice, Harga Faktur barang
  • Packing List - menerangkan rincian barang per peti
  • Certificate of packing
  • Bill of Lading (B/L/)
  • Certificate of Origin
  • General Average Declaration
  • Pemberitahuan tabrakan kapal
  • Surat permohonan penutupan asuransi (SPPA)

B. Klaim Pengangkutan Darat

  • Surat Keterangan (berita acara) kekurangan barang dan surat Keterangan (berita acara) kerusakan barang dari perusahaan pengangkutan.
  • Dokumen pendukung a.l.: Surat jalan barang, harga barang, harga faktur dari barang dan Surat keteranganan kecelakaan kendaraan dari pihak Kepolisian bilamana terjadi kecelakaan lalu-lintas.

C. Klaim Pengangkutan Udara

  • Notice of Shortage
  • Bukti kerusakan
  • Dokumen-dokumen pendukung seperti pada angkutan laut
  • Airway bill

 

INFORMASI


Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi agen asuransi kami atau kantor operasional kami yang terdekat dengan tempat anda. 

 

Produk Asuransi ini terdaftar pada


Copyrights © 2019 SyariahBumida. All Rights Reserved.