PRODUK ASURANSI SYARIAH
ASURANSI SYARIAH KESEHATAN

Asuransi Syariah Kesehatan adalah produk asuransi yang ditujukan untuk memberi perlindungan

 

MANFAAT ASURANSI 


Rawat Inap

Rawat Jalan

Persalinan

Rawat Gigi

 

KONTRIBUSI ASURANSI 


 

KETENTUAN TEKNIS


Program Asuransi ini dilaksanakan berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah, dengan mengimplementasikan akad-akad asuransi syariah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional MUI dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Berikut ini adalah akad asuransi yang dipergunakan :

  1. Akad Tabarru adalah akad diantara peserta asuransi yang berisi kesediaan untuk menghibahkan sejumlah dana (dana tabarru) sebagai dana tolong menolong apabila diantara peserta mengalami musibah yang dijamin oleh polis asuransi.
  2. Akad Wakalah bil Ujrah yaitu akad tijarah dimana peserta menguasakan pengelolaan asuransi kepada perusahaan asuransi syariah dengan memberikan imbalan (ujrah) kepada perusahaan atas jasanya melakukan pengelolaan asuransi tersebut.
  3. Akad Mudhorobah yaitu akad yang digunakan dalam pengelolaan investasi dana tabarru.

Peserta Asuransi

Dalam paket Asuransi Kesehatan Syariah kategori usia berkisar antara 1-55 tahun, dan peserta merupakan pegawai atau anggota dari satu korporasi dengan jumlah minmal 6 orang. Dengan klasifikasi resiko sebagai berikut:

  • Kelas  I    : Resiko Pekerjaan yang amat ringan : Para ahli dan pedagang yang tidak mengawasi maupun melakukan pekerjaan manual, yaitu  orang-orang yang pada umumnya mempunyai tugas ahli, administrasi, manager dan tata usaha.
  • Kelas  II   : Resiko pekerjaan yang ringan, mengawasi tetapi tidak melakukan pekerjaan manual pada perdagangan grosir atau eceran dan mereka yang sering melakukan perjalanan untuk tugas dan bisnis.
  • Kelas  III  : Resiko pekerjaan yang rendah, orang-orang yang kadangkala atau pada umumnya melakukan pekerjaan manual, tetapi  bukan pekerjaan  yang bersifat berbahaya.
  • Kelas  IV : Resiko pekerjaan yang sedang : orang-orang yang melakukan pekerjaan manual, termasuk penggunaan mesin atau alat, tidak melebihi berat 50 Kg, atau dikedalaman kurang dari 60 feet atau pada ketinggian lebih dari 60 feet  dari jalanan tapi   dikecualikan pekerjaan dengan alat-alat pemotong listrik atau alat-alat bertekanan tinggi.
  • Kelas  V  : Resiko pekerjaan tinggi  : lain-lain resiko dibandingkan dengan tersebut diatas akan ditentukan oleh perusahaan.

 

KLAIM ASURANSI 


Pelaporan Klaim

Bila terjadi suatu risiko yang menyebabkan klaim peserta  sesegera mungkin memberikan laporan kepada pengelola secara tertulis dalam waktu 3 hari dan selanjutnya dalam waktu 7 hari menyampaikan tuntutan ganti rugi memuat besarnya kerugian yang diderita.

Dokumen Klaim

Mengisi formulir klaim askes biasa  dengan melampirkan :

  • Untuk Perawatan di Rumah Sakit / Puskesmas / Balai Pengobatan berupa: kwitansi / rincian pengobatan (asli atau copy yang dilegalisir RS/Balai Pengobatan / Puskesmas)
  • Untuk Meninggal dunia berupa: Surat keterangan kelurahan atau kepolisian atau dokter/Rumah Sakit
  • Batas pengajuan berkas klaim maksimum adalah 6 bulan dari tanggal kwitansi / surat pendukung lainnya, dan apabila melebihi waktu ini maka klaim akan dianggap kadaluwarsa.

INFORMASI


Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi agen asuransi kami atau kantor operasional kami yang terdekat dengan tempat anda.

 

Produk Asuransi ini terdaftar pada 


Copyrights © 2019 SyariahBumida. All Rights Reserved.